Halo komunitas eYeka, Di awal tahun ini, sebagian dari kalian berpartisipasi dalam kontes “Bagaimana Kamu Akan Berbelanja di Tahun 2020?” yang ada di kedua platform eYeka (eYeka.com dan eYeka.com). Awalnya seluruh kreasi para kreator tidak ditampilkan, tapi karena beberapa dari kalian penasaran dengan entri kreatif peserta lainnya dan klien kami memperbolehkan, sekarang semua kreasi tersebut dapat dilihat oleh semuanya. Seluruh kreasi yang kalian kirimkan sangatlah menarik sehingga seorang siswa dari Serbia bernama Miona ingin mencari tahu lebih lanjut tentang komunitas eYeka dan ide-ide kreatif yang kalian berikan. Mengutip kata kreator tersebut, “Alasan mengapa eYeka dihampiri oleh sang klien adalah karena eYeka mengumpulkan konsumen kreatif dari seluruh dunia.”. Ia baru saja berbagi hasil kerjanya dengan kami, dan sekarang kami akan berbagi sedikit dari hasil kerjanya tersebut: future-of-shopping Sebagai contoh, gambar diatas adalah bagian dari kreasi ciptaan xgerolmo, seorang kreator dari Jerman. Entri tersebut telah memicu banyak diskusi: Apakah label harga dapat dipengaruhi dengan “likes” dari konsumen seperti di Facebook? Apakah kredit Facebook bisa dipakai untuk membeli soda di masa depan? Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut tentang kreasi-kreasi yang dikirimkan untuk kontes ini, klik disini untuk media di platform Eropa, dan disini untuk media di platform Asia. Miona tertarik pada kenyataan dimana “Melalui partisipasi di kontes eYeka, para insan kreatif mengekspresikan diri mereka melalui subyek retail”. Miona sendiri tertarik pada dunia retail, dan menurutnya, kreasi-kreasi kalian sangatlah modern dan digambarkan dengan baik sekali. Ia juga menemukan bahwa “Perbedaan utama antara konsumen kreatif dan ‘biasa’ adalah, konsumen kreatif telah mengusulkan solusi yang tidak hanya efisien untuk para penjual, tapi juga memperlihatkan beberapa elemen yang memenuhi kebutuhan selain fungsionalitas, yaitu kebutuhan yang lebih sosial atau yang didasari oleh rasa penasaran, nalar, dan pengalaman.”. Hal yang menarik dalam kontribusi kalian adalah “Ada interaksi antara layar sentuh, kereta belanja, handphone, TV, dan online. Banyak kreator eYeka yang ingin terbebas dari membuang waktu dalam proses belanja.”, dimana hal ini membawanya ke “Semua kecenderungan di retail kontemporer mulai muncul belakangan ini, tapi tidak di semua tingkat pengembangan dan interkonektivitas yang dibayangkan oleh para insan kreatif eYeka.” You rock, guys! :) Dalam rangka mengetahui lebih lanut tentang para kreator eYeka, Miona meminta kalian untuk mengisi sebuah survei singkat di internet. Ia menemukan bahwa “mayoritas responden adalah pelajar (40%) berusia antara 25 – 34 tahun. Rentang usia seluruh peserta adalah < 18 – 44 tahun.”. Ia juga bertanya mengapa kamu berpartisipasi dalam kontes ini, dan ini beberapa jawaban dari kalian: “Kompetisinya sangat menarik. Ini akan jadi semakin oke apabila ide saya dapat dapat menjadi berguna untuk seluruh dunia dan dapat diwujudkan dengan bantuanmu!” “Saya akan senang sekali apabila penyelenggara kontes memberikan kredit kepada para peserta yang telah berkontribusi pada perkembangan perusahaannya, supaya mereka merasa terlibat dalam proses pengambilan keputusan perusahaan.” “Saya ingin melihat karya para peserta lain untuk mendapat ide tentang belanja di masa depan juga, dan tentunya, berpartisipasi di kontes level internasional sangatlah penting untuk saya.” Tentang hasil kontes, Miona mengatakan, “Konsumen kreatif eYeka dilihat sebagai ‘radar aestetik’ yang menangkap setiap kekurangan keharmonisan di sekitar mereka, dan memahami kurangnya interkonektivitas dalam kegiatan berbelanja.”. Tanpe menghiraukan darimana para kreator berasal, ia menemukan bahwa komunitas eYeka memiliki harapan yang sama untuk kegiatan berbelanja: “Sangat menarik untuk melihat orang-orang datang dari berbagai belahan dunia dan memiliki harapan yang sama untuk dunia retail.”, kata Miona. Apa pendapat kalian?